Home » Kasada Bromo 2026, Jadwal, Tradisi Budaya Suku Tengger

Kasada Bromo 2026, Jadwal, Tradisi Budaya Suku Tengger

Kasada Bromo merupakan hari raya sakral dan upacara adat paling agung bagi masyarakat Suku Tengger yang tinggal di kawasan Gunung Bromo. Dalam ritual ini, warga Tengger mempersembahkan sesajen ke kawah Bromo sebagai wujud rasa syukur serta permohonan berkah kepada Sang Hyang Widhi. Upacara adat ini menjadi salah satu tradisi budaya paling penting dan sarat makna spiritual di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Banyak wisatawan bertanya kapan jadwal Kasada Bromo 2026 akan dilaksanakan. Berdasarkan kalender adat Tengger, Kasada Bromo 2026 berlangsung pada Bulan Kasada (bulan ke-10 dalam penanggalan Tengger), tepatnya pada hari ke-14 saat purnama. Pada tahun 2026, upacara adat Kasada Bromo dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026, dan menjadi momen yang dinantikan oleh ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jadwal Upacara Kasada Di Gunung Bromo

Acara Kasada Suku Tengger di Bromo dilaksanakan di Pura Luhur Poten, yang terletak di kaki Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Jawa Timur. Lokasi ini menjadi pusat berlangsungnya rangkaian upacara adat Kasada Bromo yang sakral dan penuh nilai spiritual bagi masyarakat Tengger.

Rangkaian tradisi Kasada Bromo meliputi ritual Yadnya Kasada, yaitu prosesi melemparkan sesajen ke kawah Gunung Bromo sebagai bentuk persembahan. Selain itu, terdapat upacara selamatan desa untuk memohon keselamatan bersama, prosesi Melasti sebagai ritual penyucian diri dan alam, serta pengukuhan dukun adat Tengger yang berperan sebagai pemimpin spiritual masyarakat Suku Tengger.

Upacara Adat Kasada Bromo

Upacara Yadnya Kasada Bromo merupakan ritual adat yang sangat sakral dan selalu menarik perhatian, terutama karena dilaksanakan saat bulan purnama. Berdasarkan kalender adat masyarakat Suku Tengger, upacara Kasada berlangsung pada tanggal 24–25 Bulan Kasada (Kasodo), yaitu bulan ke-10 dalam penanggalan Tengger kuno. Momentum inilah yang setiap tahun menjadi puncak perayaan spiritual masyarakat Tengger di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Dari sisi sosial dan budaya, masyarakat Suku Tengger dikenal masih menjaga pola kehidupan yang berakar kuat pada tradisi Jawa kuno. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kearifan lokal tetap dilestarikan hingga kini. Keunikan inilah yang membuat banyak wisatawan dan peneliti budaya tertarik untuk menyaksikan secara langsung keseluruhan prosesi upacara Kasada Bromo yang digelar setiap tahun.

Fungsi utama ritual adat Kasada Bromo adalah sebagai hari peringatan dan ungkapan syukur masyarakat suku tengger kepada Sang Hyang Widhi. Pada momen ini, masyarakat juga mengadakan berbagai kegiatan sosial dan hiburan rakyat sebagai bentuk kebersamaan, seperti pertunjukan Tandak, Jaranan, serta kesenian tradisional lainnya yang dapat dinikmati oleh warga dan pengunjung.

Dalam setiap kegiatan adat Suku Tengger, dukun adat memegang peranan yang sangat penting sebagai pemimpin spiritual masyarakat di sekitar Gunung Bromo. Dukun bertugas memimpin berbagai ritual keagamaan, upacara adat Kasada, pernikahan, hingga doa-doa sakral lainnya.

Untuk dapat diangkat sebagai dukun adat, seseorang harus melalui proses yang tidak mudah. Para calon dukun diwajibkan menghafal puluhan mantra sakral dengan lafal khusus yang diwariskan secara turun-temurun oleh para tetua adat. Proses ini mencerminkan betapa tingginya nilai spiritual dan penghormatan masyarakat Tengger terhadap tradisi leluhur mereka.

Apa Itu Upacara Kasada

Upacara Kasada merupakan sebuah upacara adat dan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat Suku Tengger penganut Hindu Tengger di kawasan Gunung Bromo. Ritual sakral ini dilakukan sebagai bentuk persembahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa, dengan mempersembahkan sesajen berupa hasil bumi, ternak, serta berbagai kekayaan lainnya.

Upacara Kasada menjadi salah satu tradisi budaya paling penting bagi masyarakat Tengger, yang mencerminkan rasa syukur, penghormatan kepada leluhur, serta permohonan keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Dimana Lokasi Ritual Adat Kasada

Tempat diadakannya upacara adat Kasada Bromo berlokasi di Pura Luhur Poten, yang terletak di kaki Gunung Bromo, Jawa Timur. Pura ini menjadi pusat berlangsungnya rangkaian ritual sakral masyarakat Suku Tengger sebelum prosesi utama dilaksanakan.

Ritual Upacara Kasada Bromo diakhiri dengan tradisi melemparkan aneka hasil bumi dan ternak ke dalam kawah Gunung Bromo sebagai bentuk persembahan. Seluruh rangkaian kegiatan adat ini umumnya dimulai pada malam hari dan berlangsung hingga menjelang pagi, mengikuti waktu puncak bulan purnama yang dianggap paling sakral oleh masyarakat Tengger.

Apa Tujuan Diadakan Ritual Kasada

Upacara yang ini merupakan ritual adat yang digelar setiap tahun pada Bulan Kasada, yaitu bulan ke-10 dalam penanggalan Jawa kuno masyarakat Suku Tengger. Upacara ini dilaksanakan dengan tujuan memohon keberkahan kepada Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus untuk mengenang leluhur masyarakat Tengger, yaitu Joko Seger dan Roro Anteng, yang menjadi asal-usul legenda Gunung Bromo.

Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, festival Kasada Bromo juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Tradisi adat ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang datang berlibur ke wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, karena banyak pengunjung tertarik untuk menyaksikan langsung keunikan budaya dan rangkaian prosesi sakral masyarakat Tengger.

Kapan Upacara Kasada Tahun Ini Diadakan

Upacara Kasada dilaksanakan setiap tahun pada Bulan Kasada, tepatnya pada hari ke-14 saat bulan purnama, sesuai dengan penanggalan adat masyarakat Suku Tengger. Tradisi sakral ini dijalankan secara turun-temurun oleh masyarakat Tengger, baik yang beragama Hindu Tengger, Katolik, maupun Islam, sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan leluhur.

Untuk tahun ini, Upacara Kasada Bromo 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 30–31 Mei 2026. Rangkaian prosesi biasanya dimulai pada malam hari dan berlanjut hingga dini hari, menjadi momen puncak spiritual yang juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

Prosesi Atau Tata Cara Upacara Kasada Bromo

Bukit widodaren yang terletak dekat dengan gunung Bromo dan mereka menggunakannya untuk ‘semedi’ dan mengambil air suci untuk upacara. Tugas dilakukan di tempat khusus yang disebut “Sanggar Pamujan”. Dukun yang terpilih lalu memimpin rombongan suku Tengger naik ke puncak Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 mdpl.

Mereka membawa sesaji dalam jumlah banyak, berupa hasil pertanian, buah-buahan, juga hewan ternak. Sesaji inilah yang menjadi persembahan untuk arwah para nenek moyang. Sesaji itu lalu dilempar ke dalam kawah sebagai pengantar harapan akan hidup yang lebih makmur.

Tata cara upacara Adat Kasada Suku Tengger yang beragama hindu terdapat beberapa urutan yang harus dilaksanakan agar upacara Kasada berlangsung dengan khidmat yaitu Puja purkawa, Manggala upacara, Ngulat umat, Tri sandiya, Muspa, Pembagian bija, Diksa widhi, Penyerahan sesaji di kawah Bromo.

Tour Kasada Di Bromo (Tutup Total)

Pelaksanaan Upacara Adat Tengger Yadnya Kasada tahun ini kemungkinan akan jatuh pada tanggal 30-31 bulan mei 2026. Catat tanggal diadakannya dan bagi Anda yang berminat untuk menyaksikan prosesi upacara adat kasada di bromo secara langsung tidak bisa ambil paket wisata bromo kasada yang telah kami tawarkan karena selama prosesi acara adat itu bromo di tutup total.

Kalian bisa pilih paket wisata bromo setelah selesai diselenggarakan upacara adat kasada dengan durasi perjalanan 1 -3 hari yang berangkat setiap hari dari kota Surabaya atau malang.

Yang Harus Dipersiapkan Sebelum ke Bromo :

  • Pakaian Pelindung Dari Suhu Dingin (Jaket Tebal,Masker,Shal,Kerpus/Penutup Kepala,Sepatu,Kaos Tangan)
  • Siapkan obat – obatan pribadi Contoh Obat Asma,Antangin Dsb.
  • Kamera Atau Alat Lain Yang Berfungsi Untuk Mengabadikan Moment.
Scroll to Top