Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Bromo

Mengunjungi tempat wisata alam apalagi dengan tujuan gunung berapi aktif gunung bromo tidak bisa serta merta kapan saja bisa dikunjungi meskipun sering juga kita jumpai banyak wisatawan setiap harinya ke gunung bromo. Agar keindahan yang sempurna dari gunung bromo benar benar kita rasakan perlu kalian perhatikan kapan waktu terbaik mengunjungi gunung bromo ?

Dalam waktu dekat punya rencana liburan ke gunung bromo alangkah baiknya jika anda mengenal terlebih dahulu cuaca di kawasan bromo semeru saat itu karena pada umumnya waktu terbaik mengunjungi gunung bromo adalah ketika musim kemarau antara mei – oktober. Bukan berarti ketika musim hujan kurang bagus untuk kunjungan ke gunung bromo, ada kurang dan lebihnya jika anda ke lokasi gunung bromo saat musim penghujan dan musim kemarau.

Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Bromo

Waktu Terbaik Mengunjungi Bromo

Sebagai icon wisata di jawa timur, gunung bromo selalu dipadati oleh ratusan hingga ribuan wisatawan dari dalam negeri dan luar negeri. Saat musim hujan tour ke bromo di bulan januari, februari dan maret kekurangannya adalah jarang terlihat sunrise bromo tetapi kelebihannya gampang mencari akomodasi selama perjalanan di bromo misalkan kamar hotel di bromo banyak tersedia dan tidak khawatir kehabisan sewa jeep di bromo meskipun booking dadakan. Sedangkan trip ke bromo musim kemarau mei – desember harus diperhitungkan dahulu untuk pemesanan akomodasi jauh jauh hari agar tidak kehabisan. Kelebihannya saat kemarau liburan jalan jalan ke bromo adalah pemandangan yang sempurnya, baik untuk pemandangan sunrise dan sunset bromo dari puncak penanjakan. Untuk tour malam harinya jika anda suka fotografi jangan dilewatkan untuk melihat keindahan bromo milkyway.

Banyak akses yang bisa ditempuh menuju lokasi gunung bromo, kalian bisa mengambil jalur ke bromo dari malang, dari pasuruan, dari probolinggo atau dari lumajang. Rute tersebut bisa dilalui dengan semua jenis kendaraan bermotor.Berikut beberapa tips wisata ke bromo bawa kendaraan sepeda motor atau mobil sendiri tanpa sewa transport antar jemput ke bromo

Perjalanan Ke Bromo Dengan Motor Dan Mobil Pribadi

Ke gunung bromo dengan membawa kendaraan sendiri sepeda motor atau mobil dari rute dan jalur malang,pasuruan dan probolinggo jalan yang dilewati naik turun,berbelok belok dan sempit seperti pada umumnya jalur menuju daerah pegunungan. Karena medan yang berat maka sebelum memulai perjalanan menuju bromo alangkah baiknya jika di cek keseluruan kondisi kendaraan yang akan dipakai dan tidak disarankan untuk menggunakan kendaraan dengan transmisi matic dikarenakan sangat berbahaya dan terbukti sering terjadi kecelakaan di daerah bromo adalah kendaraan jenis matic.

Rute ke bromo dengan mobil pribadi hanya sampai pos pintu masuk bromo selanjutnya diharuskan sewa jeep atau jalan kaki,naik ojek atau sewa kuda kecuali jika mobil anda sudah 4×4. Sebelum memasuki lokasi gunung bromo semua wisatawan diharuskan beli tiket masuk bromo dengan harga yang sudah ditentukan dan khusus untuk tour prewedding di bromo masih ada izin urus perijinannya.

Suhu udara di bromo 10-15 derajat pada umumnya namun ketika musim kemarau bisa lebih dingin dari biasanya antara 3 – 10 derajat dan bahkan sampai minus seperti di bulan juli – agustus. Bawa perlengkapan lengkap untuk tour bromo dan sekitarnya misalkan jaket tebal, senter,kerpus, sepatu dan obat obatan jika diperlukan.

Jarak Surabaya Ke Gunung Bromo

Ke Gunung Bromo lewat Surabaya-Probolinggo-Cemoro Lawang-Gunung Bromo berjarak 140km dapat ditempuh sekitar 3,5-4 jam perjalanan berkendara. Rute ke bromo dari surabaya menuju probolinggo lebih diminati dikarenakan mudah mencari penginapan villa,homestay dan hotel di dekat bromo. Cemara Lawang Ngadisari merupakan kawasan lereng kaldera tengger, desa terdekat dengan Gunung Bromo. Desa yang dikelilingi pegunungan. Bagian barat dibatasi lautan pasir, Gunung Batok, dan Gunung Bromo. Bagian utara hingga timur berjajar Gunung Penanjakan, Gunung Lengkong, dan Gunung Ringgit. Sementara di bagian selatan, Gunung Pundak Lembu menjulang.

Penduduk di sekitar desa cemara lawang ngadisari masih memegang teguh adat istiadat dan mayoritas beragama Hindu. Setiap tahun didaerah ini diadakan upacara adat istiadat kasada bromo yang merupakan sejarah asal usul suku tengger masayarakat asli di bromo.

Jarak tempuh berkendara dari surabaya ke bromo dan wisata disekitarnya seperti ke batu malang cukup jauh dan mempertimbangkan membawa kendaraan pribadi ,sebagian wisatawan dari luar daerah lebih memilih untuk memakai jasa tour travel ke bromo dari surabaya seperti yang ada di situs tripwisatabromo.com dengan berbagai pilihan paket wisata bromo sbb.